Pesan dari Ibu Jenderal: «Menghidupi kenangan berarti menghadirkan diri»

27 Jun, 2026 | Pesan dari Ibu Jenderal

Compartir

Di Nazaret, menghidupi kenangan berarti menghadirkan diri.

Saudari-saudari terkasih, para Misionaris Putri Keluarga Kudus dari Nazaret,

Betapa besar sukacita yang memenuhi hati kita saat merayakan ulang tahun pendirian kongregasi kita yang baru pada tanggal 28 Juni ini! Di tengah zaman yang sering kali ditandai oleh «budaya melupakan», ketika segala sesuatu berlalu dengan begitu cepat dan dunia virtual berusaha menggantikan kenyataan, panggilan kita bersama bangkit bagaikan mercusuar yang mengembalikan kita pada akar, identitas, dan pengalaman nyata akan kasih Allah yang menyertai kita. Hari ini, seluruh Gereja bersyukur atas penyerahan diri kita dan atas karisma yang kita hidupi untuk menjaga misteri mengikuti dan mewartakan Kristus di Nazaret.

Saat menoleh kembali pada hari yang begitu bermakna ini, seruan dari Kitab Ulangan bergema kuat di dalam hati kita: «Ingatlah», «janganlah lupa». Merayakan pendirian kongregasi kita bukanlah sekadar mengenang masa lalu dengan penuh kerinduan, melainkan memahami bahwa menghidupi kenangan berarti menghadirkan diri. Ini berarti kembali dengan penuh syukur ke asal-usul kita untuk menyadari bahwa setiap langkah dalam sejarah kita, setiap padang gurun yang telah kita lalui, dan setiap berkat yang telah kita terima bukanlah hasil kekuatan manusiawi kita semata, melainkan anugerah cuma-cuma dari Kasih Allah. Janganlah kita melupakan kesetiaan Tuhan yang telah menopang kita sebagai peziarah pengharapan dalam Rahmat!

Seruan mendesak untuk menghayati Inkarnasi dan kasih.

Tepat pada hari ini, makna «menghadirkan diri» menjadi semakin mendesak dan menyentuh hati. Kita tidak dapat menghidupi kenangan dengan mata tertutup terhadap kenyataan. Minggu ini, Venezuela diguncang oleh gempa bumi dahsyat yang telah menimbulkan situasi yang sungguh dramatis. Penderitaan begitu banyak saudara-saudari kita yang kehilangan segala-galanya kembali menguji komitmen kita dan secara langsung menggugah hati kita. Hari ini, Nazaret kembali turut menderita dalam diri rakyat Venezuela, dan di sanalah jawaban kita yang murah hati, solider, dan sungguh penuh komitmen sangat dibutuhkan, lebih dari sebelumnya.

Menghadapi kenyataan pahit ini, kita memperbarui tiga ajakan berikut untuk melangkah dalam kepercayaan:

  • Marilah kita hidup dengan kenangan yang penuh syukur: Jangan biarkan rutinitas mengeraskan hati kita atau membuat kita menganggap anugerah sebagai sesuatu yang biasa. Semoga setiap hari menjadi ungkapan syukur, dengan menyadari bahwa misi kita di dunia bersumber dari mendengarkan Sabda dan terus-menerus menimba kekuatan dari Tuhan, agar kita kemudian menjadi tangan-tangan terbuka yang meringankan penderitaan sesama.
  • Biarkan diri kita diubah oleh Kenangan Hidup: Sebagaimana manna memberi makan bangsa Israel, semoga Ekaristi terus menjadi pedagogi ilahi yang membentuk hati kita. Marilah kita mengunyah, meresapi, dan mewujudkan kehidupan Kristus di Nazaret. Izinkanlah santapan ini bukan hanya menopang kita, tetapi juga menguasai seluruh diri kita, agar setiap hari kita menjadi pribadi yang baru dan semakin manusiawi, sambil dibina dalam persekutuan dengan Tuhan, dalam kasih, dan dalam pertobatan.
  • Marilah kita melangkah dengan pandangan tertuju pada tujuan akhir: Menghadapi risiko budaya serba instan dan kedangkalan dunia, Yesus memanggil kita untuk menghayati hal-hal konkret, untuk menyerap kehidupan-Nya melalui penyerahan diri yang penuh sukacita dan kemurahan hati, yang menghasilkan kehidupan sejati. Dalam semangat maupun saat terjatuh, marilah kita selalu memandang ke depan dengan keberanian misioner.


Semoga pada peringatan ulang tahun ini, misteri Inkarnasi terwujud dengan kekuatan baru dalam diri kita masing-masing dan di setiap komunitas: «Bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku».

Selamat merayakan hari jadi pendirian! Semoga Keluarga Kudus dari Nazaret memberkati kita, melindungi kita, menopang saudara-saudari kita di Venezuela, dan senantiasa mempersatukan kita dalam kasih. Marilah kita terus menghidupi kenangan dengan sukacita agar kita sungguh hadir di hati umat manusia!

Misioneras Nazaret
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.